BolaSkor.com - Manchester Unted dianggap tak bisa memaksimalkan potensi terbaik seorang Romelu Lukaku. Hal itu terbukti dengan penampilan apik sang penyerang bersama Inter Milan musim ini.

Penilaian tersebut diungkapkan salah satu legenda Inter, Ivan Cordoba. Ia tak habis pikir terkait penyebab Lukaku gagal bersinar bersama Manchester United.

"Lukaku adalah pemain yang luar biasa. Manchester United tak memahami potensinya dan musim terakhir Lukaku di sana menurut saya sangat buruk," kata Cordoba dikutip dari Daily Mail.

Baca Juga:

Lockdown Tak Halangi Kerja Sama Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez

Terungkap, Ole Gunnar Solskjaer Ingin Jual Romelu Lukaku karena Manja

Separuh dari 69 Gol Inter Milan Dicetak Duet Maut Tim, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez

Lukaku didatangkan Manchester United dari Everton pada musim panas 2017 dengan dana 50 juta euro. Saat itu Setan Merah tengah dilatih Jose Mourinho.

Awal karier Lukaku di Old Trafford sebenarnya berjalan mulus. Ia total mencetak 27 gol dan sembilan assist pada musim perdananya.

Namun performanya menurun drastis semusim kemudian. Ia hanya mampu mencetak 15 gol dan empat assist dari 45 laga.

Banyak pihak menilai penurunan performa Lukaku dipengaruhi pergantian manajer Manchester United dari Jose Mourinho ke Ole Gunnar Solskjaer. Hal ini membuat gaya permainan mereka berubah dan itu merugikan Lukaku.

Solskjaer memang lebih suka memainkan Marcus Rashford sebagai penyerang tengah. Lukaku pun akhirnya dijual pada musim panas lalu.

"Dia punya tekad kuat dan Premier League membantunya meningkatkan kualitas. Saya pernah bertemu dengannya dan dia adalah sosok pemimpin di ruang ganti," tambah Cordoba.

"Bagi saya, saat ini Lukaku membuktikan kepada semua orang bahwa dia bisa menjadi juara."

Lukaku memang seperti terlahir kembali bersama Inter. Postur tubuhnya yang tinggi besar membuatnya tak bisa dihentikan di kotak penalti.

Saat kompetisi ditangguhkan sejak Maret lalu, Lukaku total sudah mencetak 23 gol untuk Inter. Ia juga menempati peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak Serie A di bawah Ciro Immobile dan Cristiano Ronaldo.