BolaSkor.com - Legenda Real Madrid Fernando Hierro dibuat kesal melihat perbedaan pendapat antara Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Asosiasi Pesepak Bola Spanyol (AFE), dan LaLiga, mengenai beberapa aspek tertentu.

Ketiga badan tersebut menemui perbedaan pendapat soal pemotongan gaji pemain, kapan waktu liga bergulir kembali di tengah pandemi virus corona. Melihat 'perang' ketiga kubu itu membuat Hierro geram.

"Itu tidak normal (perdebatan tanpa henti AFE, RFEF, dan LaLiga)," cetus Fernando Hierro kepada Marca.

"Tapi itu bisa diperbaiki dengan mengirim mereka semua ke hotel untuk akhir pekan dan tidak membiarkan siapa pun pergi sampai mereka semua mencapai kesepakatan selama sepuluh tahun ke depan. Semua orang harus bertanggung jawab," tegas dia.

Baca Juga:

LaLiga Mulai Bersiap Lanjutkan Kompetisi Musim 2019-2020

Presiden LaLiga: Kerugian Klub-klub Spanyol karena Pandemi Virus Corona Mencapai 1 Miliar Euro

LaLiga Bisa Telan Kerugian Lebih dari Rp17 Triliun jika Kompetisi Dibatalkan

Fernando Hierro

Keadaan finansial sepak bola di Spanyol juga menjadi perhatian khusus liga dan federasi. Pasalnya dalam situasi terkini klub-klub tak memiliki pemasukan dari penjualan tiket laga, merchandise, dan hak siar televisi karena liga ditunda tanpa waktu yang pasti.

"Sepak bola Spanyol tidak bisa terlibat dalam perang profil tinggi," tambah Hierro.

"Citra yang harus kami tunjukkan kepada dunia adalah solidaritas, keseriusan, dan kerja sama. Akan ada sebelum dan sesudah dalam hidup dan di sepak bola."

"Saya tidak tahu apakah akan ada transfer 80 atau 100 juta euro dalam beberapa tahun ke depan seperti yang terjadi belakangan ini," pungkas mantan bek Real Madrid medio 1989-2003 itu.

Sebelumnya sudah ada kesepakatan antara AFE dan RFEF untuk memainkan satu laga per 72 jam atau tiga hari sekali jika liga bergulir kembali. Akan tapi kesepakatan baru tercapai di kedua belah pihak tanpa jawaban dari LaLiga.