BolaSkor.com - Dalam perjalanan karier El Pistolero alias Luis Suarez sudah ada enam klub yang pernah dibelanya, yaitu Nacional, Groningen, Ajax Amsterdam, Liverpool, Barcelona, dan Atletico Madrid.

Kala masih membela Liverpool pada medio 2011-2014 Suarez banyak menghiasi pemberitaan media di Inggris. Ia datang bersamaan dengan Andy Carroll, tetapi Suarez masuk kategori salah satu pembelian terbaik (tidak dengan Carroll).

Musim terbaiknya dilalui pada 2013-2014 kala ia memenangi penghargaan Sepatu Emas (penghargaan top skorer) Premier League. Suarez menorehkan 31 gol dari 33 laga, Liverpool menjadi runner-up.

Dalam kurun waktu tiga tahunnya dengan Liverpool itu ada satu cerita menarik mengenai Suarez. Kala berseragam The Reds Suarez faktanya pernah ditawar Arsenal arahan Arsene Wenger pada musim panas 2014.

Baca Juga:

Alasan Kuat Suarez Minta Xavi Menolak Tawaran Latih Barcelona

Liga Champions 2021-2022: 6 Tim Berpeluang Amankan Tiket 16 Besar

Aaron Ramsdale Tampil Impresif, Momentum Arsenal Terjaga

Luis Suarez di laga Liverpool vs Arsenal

Arsenal memberikan penawaran unik sebesar 40 juta poundsterling plus satu poundsterling. Itu menjadi cerita unik dalam sejarah Premier League, sebab Arsenal hanya menambahkan satu poundsterling dengan penawaran tersebut.

Sebelumnya hal itu jadi pemberitaan tanpa adanya kebenaran melainkan isu dari media, tapi Suarez buka suara mengenai hal tersebut. Dengan terang-terangan pemain asal Uruguay mengakui pernah kepikiran pindah ke Arsenal. Apa alasannya?

"Saya pikir saya sudah berada di Liverpool selama satu setengah tahun ketika Brendan (Rodgers) mengambilalih pada Juli 2012," tutur Suarez di laman resmi UEFA.

“Saat itu, saya memiliki kesempatan untuk menandatangani kontrak dengan klub lain yang menghubungi saya, tetapi dia menelepon saya ketika saya sedang berlibur di Uruguay, untuk memberi tahu saya bahwa dia memiliki cara berpikir lain, bahwa dia ingin mengubah klub dan filosofinya."

“Dia ingin klub kembali ke Liga Champions dan berjuang untuk memenangkan trofi besar, bahwa dia akan membuat tim memainkan sepak bola yang hebat.”

“Dia meminta saya untuk percaya dan mempercayainya. Saya menikmati obrolan itu. Saya menyukai keyakinannya, filosofi yang ingin dia terapkan di klub, jadi saya berbicara dengan agen saya dan klub untuk mengatakan bahwa saya tidak ingin pergi, bahwa saya ingin kesempatan lain untuk sukses di Liverpool."

"Tahun itu tidak sebaik yang kami inginkan, tetapi ide sudah cukup jelas. Jadi musim 2012-2013 berlalu, dan saya ingin bergabung dengan Arsenal, karena Arsenal telah bermain di Liga Champions setiap musim sebelumnya," terang dia.