BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai jadwal padat menjadi satu di antara penyebab penampilan timnya terseok-seok. Guardiola sadar, para pemain The Citizens punya batasan tenaga.

Manchester City tampil angin-anginan pada awal musim 2020-2021. Di Premier League, The Citizens meraih dua kemanang, dua imbang, dan satu kekalahan.

Teranyar, Manchester City hanya bermain 1-1 melawan West Ham United. Hasil tersebut membuat Man City menempati posisi ke-13 klasemen sementara.

Baca juga:

Berkembang Isu Sergio Aguero Menuju Inter Milan, Sang Agen Beri Penjelasan

Persamaan dan Perbedaan Guru-Murid, Pep Guardiola dan Mikel Arteta

Dinilai Lecehkan Asisten Wasit Perempuan, Sergio Aguero Dihujani Kritik

Man City

Pep Guardiola merasa, para pemain mulai kelelahan menghadapi jadwal yang padat. Apalagi, jeda musim sangat singkat karena pandemi virus corona.

"Itu terlalu berlebihan. Kami menuntut sesuatu yang tidak mampu mereka beli. Tidak sulit untuk mengerti. Kami selesai musim lalu, kembali, dan kemudian tampil dalam waktu dua pekan," ujar Guardiola pada laman resmi Man City.

"Saya mencoba menuntut segalanya dari para pemain, tetapi ada batasan. Kami dapat bersaing dalam satu atau dua kompetisi. Namun, ini setiap tiga hari."

"Kami memainkan pertandingan yang sulit melawan Porto dan kembali ke sini. Meski dengan itu, kami bermain untuk memenangi laga kontra West Ham kecuali selama 10 hingga 15 menit pertama," timpalnya.

Pep Guardiola merasa, para pemain tidak punya cukup tenaga untuk bermain di jadwal yang padat.

"Para pemain melakukan upaya luar biasa. Kami menciptakan peluang untuk memenangi pertandingan dan pada akhirnya tidak bisa melakukannya. Mereka mencoba dan membuat segalanya di lapangan."

Berikutnya, Manchester City akan melawan Olympique Marseille pada laga lanjutan babak grup Liga Champions, Rabu (28/10). Tiga hari berselang, Man City akan bertamu ke markas Sheffield United.