BolaSkor.com - Keberhasilan banding Manchester City atas hukuman UEFA terkait larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim mendapat kritik dari berbagai pihak. Hal tersebut membuat Pep Guardiola gerah dan melakukan serangan balik.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memang mengabulkan banding Manchester City atas dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) yang dituduhkan UEFA. The Citizens dinilai tidak terbukti memanipulasi laporan keuangannya seperti tuduhan konfederasi sepak bola Eropa tersebut.

Meski bagitu, banyak pihak menganggap keputusan pembatalan hukuman Manchester City sarat akan kontroversi. Hal ini juga menimbulkan preseden buruk terkait penegakan aturan FFP.

Beberapa yang mengkritik keputusan ini adalah Jose Mourinho dan Jurgen Klopp. Keduanya merupakan manajer Tottenham Hotspur dan Liverpool yang menjadi pesaing langsung Manchester City di Premier League.

Klopp khawatir kasus Manchester City ini bisa membuat regulasi FFP dihapus. Sementara Mourinho menyebut keputusan CAS sangat memalukan.

Baca Juga:

Jose Mourinho dan Jurgen Klopp Kompak Pertanyakan Pembatalan Sanksi Manchester City

Liverpool Ikut Diuntungkan Pembatalan Sanksi Manchester City

Menilik Langkah Manchester City Selanjutnya Setelah Pembatalan Hukuman UEFA

"Jose (Mourinho) dan semua manajer harus tahu bahwa reputasi kami rusak (karena kasus ini) dan kami meminta maaf. Kami tidak berharap Liverpool, Tottenham, Arsenal, Chelsea atau Wolves untuk membela kami," kata Guardiola pada sesi konferensi pers jelang laga kontra Bournemouth.

“Jika kami melakukan sesuatu yang salah, kami benar-benar akan menerima keputusan. Kami memiliki hak untuk membela diri ketika kami percaya bahwa apa yang kami lakukan adalah benar."

“Klub percaya bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar dan tiga hakim mengatakan kami telah melakukannya dengan benar. Anggapan orang-orang yang mengatakan kami curang dan berbohong tidak terbukti di sana," sambungnya.

Guardiola pantas geram dengan berbagai kritikan tersebut. Manchester City memang begitu disudutkan karena kasus ini meski pengadilan sudah menyatakan sebaliknya.

Manajer berkebangsaan Spanyol itu juga yakin Manchester City layak tampil di Liga Champions musim depan. Hal itu tak lepas dari keberhasilan mereka mengunci posisi kedua Premier League 2019-2020.

“Kami mencoba berada di sana (Liga Champions) dan kami telah melakukannya di lapangan. Mereka (para pengkritik) harus pergi ke lapangan juga dan mencoba mengalahkan kami seperti kami melakukannya sebagai olahragawan," pungkasnya.