BolaSkor.com - Di tengah musim 2021-2022 yang masih bergulir Manchester United mengamankan servis pemain muda dari Brighton & Hove Albion, Toby Collyer. Collyer dikontrak tiga setengah tahun dan sudah menjalani trial sebulan sebelumnya.

"Senang bergabung dengan klub hebat ini, tak sabar untuk segera memulai," ucap Collyer di media sosial menanggapi transfernya ke Man United.

Kabarnya sebelum Man United merekrutnya, Chelsea juga membidik Collyer. Musim ini dia baru sekali bermain di akademi Brighton, tapi dia pemain kunci tim musim lalu dengan 25 penampilan untuk tim U-18 dan U-23, bermain lebih dari 2000 menit.

Baca Juga:

Manchester United Condong Pilih Pochettino ketimbang Ten Hag

Pemain Man United Ramai di Medsos, Gary Neville Kesal

Arsenal Tetap Rendah Hati, Manchester United yang Terancam Gigit Jari

Namanya masih asing di telinga fans Man United. BolaSkor.com telah merangkum sejumlah informasi mengenai pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Karier

Sejak memainkan debut di tim Brighton U-18 (beberapa pekan setelah berusia 15 tahun) pada 2019 Collyer langsung bermain reguler di tim utama. Talentanya tak lepas dari pemandu bakat Inggris dan kemudian ia dipanggil ke timnas Inggris usia muda.

Collyer bermain di timnas Inggris U-15 dan U-16 serta menunjukkan kemampuan serba bisa saat bermain sebagai bek kiri. Musim lalu dia menjadi pemain reguler Brighton U-18 (lalu naik ke U-23) dengan hanya absen di satu laga serta jadi cadangan.

Tidak hanya bermain di timnas Inggris usia muda, Collyer bahkan juga menjadi kapten dan ini memperlihatkan kualitas kepemimpinannya dan juga tendensi untuk memimpin dengan menjadi contoh.

2. Posisi dan Gaya Main

Collyer adalah gelandang bertahan yang tidak takut melakukan tekel dan mengontrol bola dari kedalaman (melapis lini belakang di jangkar permainan). Seperti pemain modern lainnya, Collyer juga dapat berperan sebagai bek tengah dan kanan.

"Dengan Tobby, dia seringkali melakukan pekerjaan kasar (sebagai gelandang bertahan). Dia terkadang bermain seperti (mengerjakan tugas) dua pemain," ucap mantan pelatih tim muda Brighton Mark Beard soal Collyer.

"Sebagai gelandang bertahan, peran yang butuh disiplin tinggi, dia mungkin salah satu yang terbaik di Inggris dalam melakukannya," tambah Beard.

3. Ketertarikan dari Klub Lain

Jam bermainnya dengan Brighton berkurang kala ia memutuskan tak memperpanjang kontraknya (satu laga musim ini). Itu membuka pintu baginya keluar dari klub dan klub-klub top Premier League memantaunya.

United salah satunya dan berhasil mendapatkan servisnya, tapi Chelsea juga sempat tertarik kepadanya sebelum ada masalah dengan kepemilikan klub terkait konflik Rusia-Ukraina. Pada akhirnya setelah trial dengan United, Collyer bergabung.

4. Pujian Pelatih

Mark Beard, mantan pelatih tim muda Brighton, sudah sangat mengenal Collyer dan memiliki pengamatan yang bagus untuk pemain yang disebutnya terbaik di Inggris pada usianya saat ini.

“Bahkan ketika dia masih di bawah 15 tahun, dia banyak berlatih bersama kami (di bawah 18 tahun). Meskipun dia tidak banyak bermain di usia di bawah 16 tahun, dia masih berlatih. Anda bisa melihat dia akan menjadi pemain top - pemain berkelas," Beard berbicara kepada Sussex Live.

"Senang melatihnya. Dia perawatannya sangat rendah, yang saya maksud dengan itu adalah Anda tidak tahu dia ada di sana. Dia melanjutkan pekerjaannya. Dia secara teratur menampilkan setidaknya 8/10."

"Dia memiliki statistik lari terbaik, berlari 13 kilometer dalam satu pertandingan, merusak segalanya. Dia sangat sederhana, dia melanjutkan pekerjaannya."

"Anda menginginkan 11 dari tipe pemain ini di tim. Anda tahu apa yang akan Anda dapatkan dalam latihan, dia bekerja keras, dia ingin berkembang, dia cerdas. Dia anak yang serba bisa."