BolaSkor.com - Di tengah isu rasisme tengah panas di Amerika Serikat hingga dunia. Kasus meninggalnya George Floyd memicu aksi protes besar di seluruh Amerika Serikat. Masyarakat, tak hanya para kulit hitam, tetapi mereka yang sadar dan peduli akan rasisme di AS ikut melakukan berbagai aksi.

Di dunia sepak bola isu rasisme juga menjadi penyakit menahun yang sulit diobati. Masih terdengar bagaimana pemain mendapatkan penghinaan karena warna kulit yang berbeda.

Karena itu, tanggal 9 Juni 1993 menjadi momen penting dalam sejarah sepak bola, khususnya Inggris. Hari ini, 27 tahun silam Paul Ince mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pemain kulit hitam pertama yang menjadi kapten tim nasional Inggris.

Baca Juga:

Nostalgia - Gol Sundulan Jadi Salam Perpisahan Zidane Kepada Publik Santiago Bernabeu

Final Liga Champions 1994, Laga yang Mendefinisikan Sepak Bola Modern

Nostalgia - Final Piala Winners 1964, Sejarah Sporting dan Legenda Cantinho do Morais

Ince, yang saat itu merupakan pemain Manchester United, memakai ban kapten saat Inggris bertanding melawan Amerika Serikat. Ince mencatat sejarah di depan lebih dari 37 ribu penonton di Stadion Foxboro Massachusetts.

Paul Ince mendapatkan kepercayaan selain performanya yang sedang menanjak, tapi juga karena dua kapten utama Inggris, David Platt dan Tony Adams sedang dibekap cedera. Pada akhirnya pelatih Inggris kala itu Graham Taylor, memberikan jabatan kapten kepada Ince.

Sayang, momen bersejarah itu tidak mendapatkan sorotan oleh media. Apalagi Inggris saat itu kalah 0-2 di tangan Amerika Serikat lewat gol Thomas Dooley dan Alexi Lalas.


Sejarah Nyaris Tak Terukir

Mengenang apa yang terjadi saat itu, sejarah Paul Ince menjadi kapten kulit pertama Inggris sejatinya bisa saja tidak terukir. Pasalnya Ince semula ragu untuk memperkuat timnas Inggris, setahun sebelumnya.

"Ketika Graham memanggil, saya awalnya tidak ingin ikut. Masih banyak pemain bagus di timnas dan saya tidak pernah mendapatkan perhatian, meskipun bermain untuk Manchester United," ujar Ince dikutip dari Mirror.

"Tapi Sir Alex Ferguson kemudian memanggil saya, dia bilang sudah berbicara dengan Graham. Dia ingin saya bergabung dengan skuat Inggris."

Ince pada akhirnya melakoni debut di timnas Inggris pada September 1992. Ince tampil impresif meski Inggris dikalahkan Spanyol 0-1 pada laga uji coba di Wembley tersebut.

Serupa ketiga mendapatkan panggilan timnas, Ince juga ragu saat Graham menunjuk dia sebagai kapten untuk laga melawan AS. "Apakah Anda yakin?" tanya Ince kepada Graham.

Dipercaya menjadi kapten, semula Ince merasa biasa saja. Dia tidak melihat apa yang terjadi merupakan peristiwa bersejarah yang memiliki arti penting.

"Saya tidak pernah melihat sebagai kapten kulit hitam pertama. Saya hanya melihat sebagai kapten Inggris. Pandangan saya, apapun warna kulit dan latar belakang, menjadi kapten Inggris adalah pencapaian luar biasa," papar Ince.

Namun belakangan, Ince menyadari betapa pentingnya momen tersebut, terutama saat rasisme masih menjadi penyakit di sepak bola dan dunia.

"Saya dulu tidak pernah melihat sejarah secara dalam. Saya hanya beruntung bisa memakai ban kapten. Saya tidak menyadari, menjadi kapten kulit hitam pertama sangat berpengaruh besar kepada banyak orang," ujar Ince.

Ince menyadari bahwa pencapaian tersebut menjadi inspirasi banyak orang, terutama kaum minorotas, setelah menerima surat dari penggemar.

"Saya mendapat surat dari suporter. Sebelumnya saya jarang mendapatan surat penggemar, saya bukan Ryan Giggs," ujar dia.

"Ada surat dari orang-orang yang bahkan tidak menyukai sepak bola. Orang kulit hitam yang memberi tahu saya, 'Anda adalah inspirasi bagi anak-anak kami.' Mereka menulis kepada saya dengan mengatakan, 'Kami punya anak-anak yang berasal dari latar belakang seperti Anda. Anda menjadi kapten adalah cahaya yang bersinar bagi anak-anak kami."

Sejak Ince, timnas Inggris beberapa kali menunjuk pemain kulit hitam sebagai kapten. Tercatat ada enam pemain kulit hitam yang pernah mendapatkan kepercayaan tersebut setelah Ince.

Keenam pemain tersebut adalah Sol Campbell, Rio Ferdinand, Ashley Cole, Chris Smalling, Fabian Delph, dan Raheem Sterling.