BolaSkor.com - Rivalitas di atas lapangan pertandingan jadi sisi menarik dari duel sepak bola di antara kedua kubu, khususnya ketika berbicara mengenai rival sekota yang dikenal juga sebagai laga derby.

Sudah banyak derby 'panas' di dunia dan juga di Eropa, melibatkan tensi panas suporter kedua klub. Tak ayal ketika ada perpindahan pemain di antara kedua klub rival itu maka sosok pemain tersebut akan disorot.

Di masa lalu sudah ada cerita insiden pelemparan kepala babi yang ditujukan kepada Luis Figo ketika ia membelot dari Barcelona ke Real Madrid. Pada era sepak bola modern perpindahan antar klub juga masih terjadi.

Baru ini Hakan Calhanoglu secara mengejutkan meninggalkan klub yang sudah dibelanya selama empat tahun, AC Milan menuju rival sekota di Derby della Madonnina yakni Inter Milan.

Baca Juga:

3 Bintang Timnas Italia yang Jadi Bukti AC Milan Tak Becus di Bursa Transfer

Simone Inzaghi Resmi Jadi Pelatih Inter, Romelu Lukaku Bertahan

5 Alasan Inter Milan Tak Keliru Rekrut Hakan Calhanoglu

Hakan Calhanoglu

"FC Internazionale Milano dapat mengonfirmasi bahwa Hakan Calhanoglu telah bergabung dengan Nerazzurri. Gelandang berusia 27 tahun itu telah menandatangani kontrak dengan Klub yang berlangsung hingga 30 Juni 2024," demikian pernyataan laman resmi Inter.

Dalam sejarahnya sudah banyak pemain yang membela Inter dan juga Milan, tetapi pindah langsung dari Milan ke Inter atau Inter ke Milan menjadi sorotan dengan salah seorang warganet bertanya "Apakah makna rivalitas?"

Berikut para 'pembelot' lainnya yang pindah langsung dari Milan ke Inter:

1. Antonio Cassano

Pemain terakhir sebelum Calhanoglu yang pindah langsung dari Milan ke Inter. Antonio Cassano semusim membela Milan (2011-2012) dan semusim berikutnya 'membelot' ke Inter serta melengkapi CV bermainnya di Italia.

Mantan striker timnas Italia yang terkenal esentrik pernah membela Real Madrid, sementara di Serie A ia pernah membela AS Roma dan Parma. Cassano punya kualitas teknik dan bakat bermain, tetapi sayangnya itu tak dibarengi karakter bagus.

2. Thomas Helveg

Mantan bek timnas Denmark dengan 108 caps dan dua gol. Thomas Helveg berposisi sebagai bek kanan dan pernah memperkuat OB, Udinese, Milan, Inter, Norwich City, Borussia Monchengladbach, dan pensiun di OB.

Helveg diboyong oleh Alberto Zaccheroni ke Inter dari Milan pada 2003 setelah lima tahun membela Rossoneri. Helveg memenangi satu Scudetto, Coppa Italia, dan satu Liga Champions bersama Milan.

3. Umit Davala

Legenda Galatasaray dan dahulu berposisi sebagai bek kanan serta juga penyerang sayap kanan. Umit Davala pernah membela duo Milan tapi kariernya di sana relatif singkat selama tiga tahun.

Pertama Davala membela Milan (2001-2002) dan dua tahun berikutnya memperkuat Inter sebagai bagian dari barter pemain Dario Simic. Sayangnya, selama dua tahun di Inter Davala hanya jadi pemain pinjaman di Galatasaray dan Werder Bremen. Terakhir terlihat melatih Tuzlaspor pada 2017.

4. Francesco Coco

Pemain berkaki kanan tapi lebih suka bermain sebagai bek sayap kiri dan pada akhirnya sering jadi bek sayap kiri. Francesco Coco merupakan produk akademi Milan yang promosi pada 1995 dan membela tim hingga 2002.

Dalam kurun waktu itu Coco dipinjamkan ke Vincenza, Torino, Barcelona, dan pada 2002 Coco jadi bagian barter pemain yang melibatkan Clarence Seedorf dengan harga transfer 28 juta euro.

Nasib Coco di Inter jauh dari bagus karena ia banyak cedera dan pada akhirnya dipinjamkan ke Livorno dan Torino sebelum pensiun. Coco sempat memenangi dua Scudetto serta satu Coppa Italia.

5. Andres Guglielminpietro

Andres Guglielminpietro, nama yang cukup rumit, cukup panggil saja sesuai nama panggilannya: Guly. Dia mantan pemain yang berperan sebagai gelandang dan dalam beberapa tahun terakhir melatih di Douglas Haig.

Guly membela Milan dari 1998 hingga 2001 dan di sana ia bermain dengan nama-nama legendaris seperti Paolo Maldini, Demetrio Albertini, Roberto Donadoni, George Weah, dan Oliver Bierhoff. Setelahnya Guly membela Inter selama tiga tahun.

Selain kelima nama itu ada juga nama-nama lainnya yang pindah langsung dari Milan ke Inter, yakni: Paolo Ginestra, Drazen Brncic, Giorgio Frezzolini, Francesco Moriero, Fulvio Collovati