BolaSkor.com - Belakangan ini, Arab Saudi dibuat sibuk dalam urusan sepak bola. Itu unik, apalagi mereka bukan negara dengan budaya sepak bola. Namun setelah melihat Qatar yang sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Arab Saudi seolah tak mau kalah.

Diwarnai dengan kehebohan klub Arab Saudi, Al-Nassr dalam mengamankan servis megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, pasca kontraknya diputus Manchester United. Event sepak bola di sana terus berlanjut.

Suporter sepak bola mereka di sana dimanjakan dengan aksi bintang-bintang Eropa yang aksinya acapkali hanya dapat dinikmati di layar televisi. Mulai dari Piala Super Spanyol bertajuk El Clasico, Real Madrid kontra Barcelona (Barcelona menang 3-1).

Baca Juga:

Lionel Messi Kangen Kumpul Bareng Timnas Argentina Lagi

PSG Jadi ke Arab Saudi, Lionel Messi Berpeluang Hadapi Cristiano Ronaldo

Efek Instan Cristiano Ronaldo, Al-Nassr Kebanjiran Followers Instagram

Lalu berlanjut hingga Derby della Madoninna, antara AC Milan melawan Inter Milan di Piala Super Italia (Inter menang 3-0). Suporter dapat menikmati langsung sajian kelas premium di depan mata mereka, terlebih ada trofi yang diperebutkan di antara para tim rival tersebut.

Seluruh laga tadi dimainkan di stadion yang sama: King Fahd International Stadium. Tidak berhenti sampai di situ, seolah meletakkan buah ceri di atas kue (menyempurnakan), sajian itu ditutup dengan duel Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Laga Persahabatan Penuh Makna

Dari kacamata kuda duel antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, serta laga-laga sepak bola sebelumnya, mendatangkan 'cuan' untuk Arab Saudi sebagai tuan rumah. Tidak sepenuhnya salah. Tapi laga Ronaldo kontra Messi juga memiliki makna tersendiri.

Pertandingan dimainkan di King Fahd International Stadium, Jumat (20/01) dini hari WIB. Tim Riyadh XI (All-Stars) dipimpin Cristiano Ronaldo menghadapi PSG besutan Christophe Galtier, yang diperkuat Lionel Messi dalam laga persahabatan Riyadh Season Cup.

PSG sedianya masih akan bermain melanjutkan musim 2022-2023 di Eropa, tetapi Galtier tetap memanjakan fans dengan menurunkan nama-nama seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Neymar, Sergio Ramos, Achraf Hakimi, dan Keylor Navas.

Pertandingan berjalan dengan menarik karena meski ini bertajuk laga persahabatan, kedua kubu profesional. Pada akhirnya PSG menang 5-4 dari gol Lionel Messi, Marquinhos, Sergio Ramos, Kylian Mbappe, dan Hugo Ekitike (plus kartu merah Juan Bernat).

Empat gol Riyadh XI dicetak dua gol Cristiano Ronaldo, Jang Hyun-soo, dan Talisca. PSG pun mendapatkan trofi Riyadh Season Cup dan Ronaldo jadi Man of the Match. Tentu saja apa yang dinanti fans dari laga itu bukan hasil laga.

Ya, apalagi kalau bukan duel antara Ronaldo dan Messi yang bisa jadi pertemuan terakhir keduanya sebagai lawan. Ronaldo sudah berusia 37 tahun dan Messi 35 tahun. Fans baru sepak bola boleh jadi tidak terlalu memahaminya.

Akan tapi bagi mereka yang sudah lama mengikuti sepak bola, dalam sedekade atau lebih terakhir persaingan keduanya menjadi hiburan papan atas. Memancing perdebatan di antara kedua fans mengenai siapa yang terbaik dan disebut goat (Greatest of All Time).

Pada masa primanya Ronaldo dan Messi saling mengerahkan kekuatan jadi yang terbaik secara tidak langsung karena rivalitas tersebut, yang semakin seru kala Ronaldo membela Real Madrid dan Messi dengan Barcelona.

Soal prestasi dan raihan trofi pun tidak perlu dipertanyakan seperti Ballon d'Or, Liga Champions, LaLiga, Premier League, Ligue 1, Serie A, dan rekor-rekor yang sudah dipecahkan dan sulit disebut satu demi satu.

Terlepas dari keberhasilan baru ini yang dimenangi Messi dengan timnas Argentina (juara Piala Dunia 2022), serta drama Ronaldo di Man United, kedua hal tersebut tak menutup fakta akan salah satu rivalitas terbesar dalam dunia olahraga.

Ronaldo dan Messi bak Roger Federer dengan Rafael Nadal, Alain Prost dengan Ayrton Senna, atau Muhammad Ali dengan Joe Frazier.

Tak ayal ketika pertandingan eksibisi dimainkan antara Riyadh XI dan PSG di Arab Saudi, meski itu bukan Barcelona vs Madrid, Portugal vs Argentina, pemandangan melihat Ronaldo bersaing dengan Messi lagi membuat haru fans.

"Livestream di YouTube PSG kehilangan 350.000 penonton dalam 10 detik setelah Messi dan Ronaldo digantikan," demikian pernyataan dari Twitter @StoolFootball.

Apa yang terlihat semakin epic setelah keduanya terlihat berinteraksi bersama, menunjukkan rasa respek satu sama lain. Itu pemandangan sederhana tapi memiliki makna spesial dan 'mahal' bagi yang melihat rivalitas mereka di masa lalu.

Era mereka telah berakhir dan sepak bola terus berjalan, regenerasi pun berlanjut. Terima kasih Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, terima kasih karena telah menghibur kita semua sebagai pecinta sepak bola.