BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola meminta UEFA mencabut larangan tampil di Liga Champions selama dua musim kepada tim asuhannya. Hukuman tersebut dianggapnya tak pantas diterima The Citizens.

Pada Februari lalu, UEFA memang memberikan hukuman kepada Manchester City berupa larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim ke depan. Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu dianggap melanggar aturan financial fair play.

Manajemen Manchester City dituduh memanipulasi laporan pendapatannya. Hal itu membuat mereka bisa mengeluarkan dana transfer melebihi dari batas yang diatur dalam financial fair play.

Kubu Manchester City menolak tuduhan tersebut dan mengajukan banding. Keputusan final terkait penyelesaian masalah ini akan diumumkan pada Senin (13/7) waktu setempat.

Baca Juga:

Tak Ada Sergio Aguero, Raheem Sterling pun Jadi

8 Fakta Menarik Usai Manchester City Hancurkan Brighton: Hat-trick Istimewa Raheem Sterling

Bagi Pep Guardiola Runner-up Premier League Lebih Bernilai dibandingkan Juara Piala FA

Terlepas dari hasil banding tersebut, Guardiola menilai anak-anak asuhnya layak tampil di Liga Champions musim depan. Hal itu karena mereka sudah mengunci posisi runner up Premier League 2019-2020 yang menjadi salah satu syarat tampil di kompetisi terelite antarklub Eropa tersebut.

"Kami sudah memenuhi kualifikasi untuk bermain di Liga Champions musim depan, yang memang jadi target minimal klub ini. Dan anda tahu, tim ini sudah melakukannya sejak enam atau tujuh tahun yang lalu," ujar Guardiola kepada Sky Sports.

"Kami memenangkan (tiket ke Liga Champions) itu di lapangan. Saya harap, Senin nanti, UEFA akan mengizinkan pemain-pemain fantastis ini bermain di Liga Champions musim depan karena mereka berhak untuk itu."

Guardiola pantas gerah dengan hukuman UEFA ini, Ia tentu merasa perjuangan para pemain di lapangan tak dihargai karena sesuatu hal di luar faktor teknis.

Hukuman ini juga bisa berefek besar terhadap masa depan Manchester City. Selain akan mengalami kerugian yang besar, mereka juga terancam ditinggal para bintangnya karena tak mau melewatkan gemerlap Liga Champions.