BolaSkor.com - Tim Nasional Portugal berstatus sebagai juara bertahan pada Piala Eropa 2020. Hal itu ternyata membuat Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan memiliki mentalitas yang berbeda ketimbang lima tahun silam.

Portugal secara mengejutkan mampu menjuarai Piala Eropa 2016. Padahal langkah mereka menuju partai puncak sempat terseok-seok.

Tak sampai di situ, Portugal juga harus berhadapan dengan Prancis yang berstatus tuan rumah pada laga puncak. Situasi semakin sulit setelah Ronaldo mengalami cedera pada pertengahan babak pertama laga final.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Piala Eropa 2020 Hari Ini: Prancis Vs Jerman dan Hungaria Vs Portugal Live RCTI

Joao Cancelo Positif COVID-19, Portugal Panggil Diogo Dalot

Portugal Masuk Grup Neraka, Cristiano Ronaldo Tebar Ancaman

Portugal juara Piala Eropa 2016

Namun berbagai kesulitan tersebut mampu dihadapi Portugal dengan baik. Tembakan jarak jauh Eder akhirnya memastikan kemenangan Selecao das Quinas.

Kesuksesan menjuarai Piala Eropa 2016 membuat Portugal lebih percaya diri. Hal itu bisa dilihat dari kesuksesan mereka menjuarai UEFA Nations League 2019.

Kini Portugal datang ke Piala Eropa 2020 dengan mentalitas juara yang kuat. Hal itu ditegaskan langsung oleh sang pelatih, Fernando Santos.

"Sebelum 2016, kami selalu bermain untuk mencoba menang. Pada 2004 kami telah mencapai final dan kami juga mencapai beberapa semifinal karena kami selalu ingin menang," kata Santos di situs resmi UEFA.

"Namun sejak (juara Piala Eropa) 2016 ada perbedaan yang jelas."

Hal yang sama juga dirasakan Ronaldo. Ia menganggap skuat Portugal sudah banyak berubah.

Ronaldo sudah membela Portugal sejak Piala Eropa 2004. Ia tentu ingat betul kenangan pahit dan manis saat memperkuat negaranya.

"Lima tahun setelah juara, tim ini berbeda, lebih muda, dengan potensi yang sangat besar. Sepuluh atau lima tahun yang lalu permainannya berbeda, kemampuan kami berbeda, dan pengalamannya berbeda," kata Ronaldo.

Meski begitu, Ronaldo tak berani mengatakan Portugal sudah lebih kuat ketimbang saat menjuarai Piala Eropa 2016. Ia menilai hal itu harus dibuktikan di atas lapangan.

"Hanya kemajuan kompetisi yang akan memberi tahu kami apakah lebih baik atau lebih buruk daripada tahun 2016," pungkasnya.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini