BolaSkor.com - Real Madrid melanjutkan proyek Los Galacticos jilid III di bursa transfer musim panas ini. Lima pemain sejauh ini sudah mereka rekrut dan total menghabiskan dana sebesar 303 juta euro atau sekira Rp 4 triliun.

El Real benar-benar mengamuk usai melalui musim 2018-19 yang buruk. Tidak hanya berganti pelatih tiga kali dari Julen Lopetegui hingga ditangani kembali Zinedine Zidane, Madrid juga hanya meraih titel Piala Dunia Antarklub.

Tak mau mengulang kesalahan yang sama, manajemen merombak skuat dan media meyakini Madrid tengah menjalankan proyek Los Galacticos jilid III - setelah memulai jilid II di tahun 2009, ketika Florentino Perez kembali jadi Presiden Madrid.

Kelima pemain yang direkrut Madrid di musim panas ini adalah: Rodrygo Goes (Santos), Eder Militao (FC Porto), Luka Jovic (Eintracht Frankfurt), Eden Hazard (Chelsea), dan Ferland Mendy (Olympique Lyonnais). Tentu saja harga Hazard paling mahal.

Baca Juga:

Dihadiri 50.000 Penonton, Euforia Kedatangan Eden Hazard Belum Tandingi Cristiano Ronaldo

Terus Bergerak di Bursa Transfer, Real Madrid Resmi Datangkan Ferland Mendy

Kylian Mbappe Cari Jalan Menuju Real Madrid

Eden Hazard

45 juta euro keluar dari Madrid untuk membeli Rodrygo tahun lalu - Rodrygo baru bisa datang tahun ini pada usia 18 tahun. Militao punya banderol 50 juta euro, lalu Jovic 60 juta euro, dan Mendy sebesar 48 juta euro plus variabel.

Sementara Hazard diboyong dari Chelsea sebesar 100 juta euro plus variabel lainnya. Jovic dan Hazard sudah dikenalkan baru ini oleh Madrid kepada publik di Santiago Bernabeu.

Menurut AS, jumlah 303 juta euro yang dikeluarkan Madrid di musim panas ini sudah melebihi Los Galacticos jilid II. Madrid, kala itu, menghabiskan 258 juta euro untuk merekrut Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema, Xabi Alonso, Raul Albiol, Alvaro Negredo, Alvaro Arbeloa, dan Esteban Granero.

Inflasi harga pemain yang semakin meroket saat ini jadi penyebab meningkatnya pengeluaran Madrid - dan juga klub Eropa lainnya. Madrid sudah membeli banyak pemain, kini mereka harus menjual beberapa pemain untuk menyeimbangkan neraca keuangan dan terhindar dari potensi pelanggaran FFP (Financial Fair Play).