BolaSkor.com - Langkah cepat dilakukan Chelsea dan Liverpool untuk meredam amarah suporter terkait polemik keikutsertaan mereka di ajang Liga Super Eropa. Kedua klub tersebut berencana melibatkan suporter dalam pengambilan keputusan di masa depan.

Hubungan enam klub besar Premier League dengan suporternya memang tengah bergejolak. Hal itu tak lepas dari keputusan petinggi klub untuk berpartisipasi di ajang Liga Super Eropa yang merupakan tandingan Liga Champions.

Keputusan tersebut membuat marah suporter masing-masing klub. Para investor dan pemilik dianggap tidak menghormati sejarah panjang klub yang mereka pimpin.

Baca Juga:

Aksi Nyata Premier League Cegah Polemik Liga Super Eropa Terulang

Thierry Henry: Arsenal Dijalankan sebagai Perusahaan, Bukan Klub Sepak Bola

Ceferin Kritik Pencetus Liga Super, Sebut Perez bak Kesatria Hitam

Aksi unjuk rasa suporter Chelsea

Salah satu protes keras dilakukan suporter Manchester United. Mereka tak ragu menuntut keluarga Glazer selaku pemilik klub untuk mundur.

Aksi unjuk rasa pada akhir pekan lalu bahkan berujung ricuh. Laga Manchester United kontra Liverpool pun terpaksa ditunda.

Chelsea dan Liverpool tampak tak mau bernasib sama dengan Manchester United. Maka dari itu mereka ingin memperbaiki hubungan dengan suporter dan merangkul mereka.

Chelsea berencana melibatkan perwakilan suporter dalam rapat dewan klub. Hal ini membuat para pendukung lebih mengetahui kebijakan-kebijakan yang akan diambil manajemen di masa depan.

"Chelsea Football Club mengumumkan bahwa, sejak 1 Juli akan ada kehadiran pendukung di pertemuan dewan klub. Tiga penasihat pendukung dipilih melalui proses pemilihan dan seleksi, akan menghadiri rapat dewan untuk memastikan sentimen pendukung umum dianggap sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan klub," bunyi pernyataan resmi Chelsea.

"Klub sekarang akan berkonsultasi dengan forum penggemar dan beberapa kelompok pendukung non-resmi untuk mendiskusikan proses klub yang diusulkan untuk memilih tiga penasihat pendukung."

Langkah serupa juga dilakukan Liverpool. Manajemen The Reds bahkan sudah menggelar pertemuan khusus dengan salah satu kelompok suporter bernama Spirit of Shankly (SoS).

Dari pertemuan tersebut, SoS minta dilibatkan dalam dewan direksi Liverpool. Hal ini dilakukan demi mengontrol kebijakan yang akan diambil klub.

Manajemen Liverpool memang belum menyetujui permintaan tersebut. Namun pertemuan lanjutan kedua pihak akan dilakukan dalam waktu dekat.