BolaSkor.com - Real Madrid akan melawan Cadiz pada pertandingan lanjutan LaLiga 2020-2021, di Estadio Alfredo Di Stefano, Sabtu (17/10). El Real memiliki sejumlah catatan yang membuat berada di atas angin.

Cadiz merupakan tim promosi pada LaLiga 2020-2021. Pada awal-awal musim, mereka harus menghadapi sang juara bertahan, Real Madrid.

Real Madrid sempat kalah dua kali dalam tiga pertandingan awal kontrak Cadiz (satu menang). Namun, dalam 21 pertandingan selanjutnya, El Real hanya satu kali tumbang. Madrid terakhir kali keok melawan Cadiz pada Maret 1991.

Baca Juga:

Luka Jovic Calon Korban Terbaru dari Cuci Gudang Real Madrid

Luka Jovic yang Belum Melukai Lawan

Menerka Alasan di Balik Keputusan Real Madrid Tak Belanja Pemain

Real Madrid

Selain itu, Real Madrid juga tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan kandang LaLiga melawan Cadiz. Perinciannya, Madrid meraih 11 kemenangan dan satu imbang. Real Madrid rata-rata mengemas tiga gol per pertandingan dan hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir.

Tak berhenti sampai di situ, Madrid pernah membobol gawang Cadiz enam kali pada Oktober 1983. Kala itu, Alfredo Di Stefano menjadi pelatih.

Meski demikian, Real Madrid tak boleh besar kepala. Persiapan Madrid sedikit terganggu karena sejumlah pemain penting tak bisa latihan lantaran membela tim nasional masing-masing. Tak heran, Zinedine Zidane perlu cermat dalam meramu strategi dengan memikirkan faktor stamina.

"Kami tahu berlatih tanpa 12 hingga 14 pemain. Namun, kami ingin hasil yang terbaik," ujar Zidane seperti dilaporkan Marca.

"Hanya itu yang akan terjadi. Kami akan menghadapi satu pertandingan dari tujuh laga sebelum jeda internasional berikutnya," terang Zidane.

Saat ini, Real Madrid berada pada posisi pertama klasemen sementara LaLiga. Madrid meraih 10 poin dari empat pertandingan.