BolaSkor.com - Keberhasilan mendatangkan Hakim Ziyech dan Timo Werner rupanya belum membuat Chelsea puas. Klub asal London itu kini menjadikan Kai Havertz sebagai target selanjutnya untuk diboyong ke Stamford Bridge.

Havertz memang menjadi salah satu komoditas terpanas di bursa transfer musim panas ini. Torehan 16 gol dan delapan assist dari 40 laga di semua kompetisi sepanjang musim ini menjadi alasannya.

Penampilan apik gelandang berusia 21 tahun tersebut membuat klub-klub Eropa tertarik mendapatkannya. Havertz dianggap memiliki gaya bermain yang mirip dengan Zinedine Zidane.

Chelsea dikabarkan sudah menghubungi Bayer Leverkusen selaku klub pemilik Havertz sejak awal Juni. Kini komunikasi kedua klub semakin intens.

Baca Juga:

Chelsea Capai Kata Sepakat dengan Leipzig, Timo Werner Resmi Jadi Rekrutan Anyar The Blues

Demi Chelsea, Timo Werner Tolak Perkuat RB Leipzig dalam Lanjutan Liga Champions

4 Hal tentang Said Benrahma, The New Riyad Mahrez Incaran Chelsea

Dilansir dar Daily Mail, negosiasi antara pihak Chelsea dan Leverkusen telah masuk ke tahap serius. Namun kedua klub belum menemui kata sepakat.

Harga sang pemain diyakini menjadi alasan kesepakatan belum terjalin. Kekuatan finansial Chelsea tentu sudah kian menipis usai mendatangkan Ziyech dan Werner.

Leverkusen membanderol Havertz dengan harga 90 juta poundsterling. Sementara Chelsea tidak mau membayarnya lebih dari 70 juta poundsterling.

The Blues yakin punya peluang mendapatkan Havertz dengan harga lebih murah. Syaratnya, Leverkusen gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Hal tersebut sangat mungkin terjadi. Posisi Leverkusen di empat besar klasemen Bundesliga belum aman.

Leverkusen masih bersaing ketat dengan Borussia Monchengladbach untuk merebut tiket Liga Champions terakhir. Tim asuhan Peter Bosz itu kini menempati peringkat keempat, tapi hanya unggul satu poin dengan dua laga tersisa.

Jika gagal lolos ke Liga Champions, Leverkusen akan kehilangan pemasukan yang cukup besar. Maka mereka mau tak mau harus menjual bintangnya demi menstabilkan neraca keuangan dan terhindar dari kebangkrutan.