BolaSkor.com - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer tak yakin timnya bisa mengejar Manchester City dalam perburuan titel Premier League. Padahal, Setan Merah baru saja menghentikan rekor tak pernah kalah sang rival sekota.

Man United memenangi Derby Manchester dalam lanjutan laga Premier League di Etihad Stadium, Minggu (07/03) malam WIB dengan skor 2-0 melalui gol penalti Bruno Fernandes dan Luke Shaw. Hasil itu mengakhiri 21 laga tak pernah kalah City.

Harry Maguire dkk memangkas jarak menjadi 11 poin pasca kemenangan itu dan masih 'hidup' dalam jalur perebutan titel liga. Akan tapi Solskjaer menilai jarak itu terlalu jauh dan sulit bagi timnya mengejar City besutan Pep Guardiola.

Baca Juga:

Misteri Absennya David de Gea Akhirnya Terungkap

Manchester City 0-2 Manchester United: Solskjaer Bikin Sejarah

Pemain Tak Terduga Jadi Pahlawan Man United di Derby Manchester

Ole Gunnar Solskjaer

"Kami hanya mengambil satu pertandingan pada satu waktu. City terlalu jauh di depan bagi kami untuk berpikir kami bisa mengejar mereka. Tahun lalu kami mengejar 15 poin dengan Leicester, tetapi City adalah proposisi yang berbeda," ucap Solskjaer dikutip dari Goal.

"Bahkan hari ini mereka menempatkan kami di bawah tekanan tinggi sehingga Anda bisa melihat kami bermain melawan tim yang sangat bagus."

"Ketika Anda pulang dengan kemenangan 2-0 dan clean sheets lainnya serta performa seperti ini, maka Anda akan senang," tambah manajer asal Norwegia itu.

Menilik alasan Solskjaer pesimistis MU bisa kejar City

Terpaut 11 poin dan mengejarnya di sisa laga Premier League bukan hal yang mustahil terjadi. Akan tapi melihat performa City yang konsisten dengan momentum bermain, pertahanan kukuh, dan daya serang yang bagus.

Tinggal masalah waktu sebelum City kembali meraih kemenangan dan sulit dikalahkan. Kekalahan dari Man United yang artinya kehilangan tiga poin masih dapat diraih kembali jika konsisten di laga-laga berikutnya.

Terlebih Man United juga masih bisa kehilangan poin di laga-laga berikutnya. Momen untuk menyalip posisi City bisa terjadi jika The Citizens di satu dua momen kalah atau kehilangan poin beruntun, lalu Man United konsisten meraih tiga poin.

Selain fokus di liga kedua tim juga masih berpatisipasi di Eropa. Man City menghadapi Borussia Monchengladbach di 16 besar Liga Champions dan Man United kontra AC Milan di 16 besar Liga Europa.