BolaSkor.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, menegaskan tidak akan mengubah gaya bermain timnya hanya untuk memaksimalkan potensi Romelu Lukaku. Tuchel menegaskan, semua pemain harus berkorban untuk tim.

Romelu Lukaku menjadi buah bibir setelah wawancaranya bersama Sky Sports. Penyerang tim nasional Belgia itu mengaku kesulitan di Chelsea dan ingin kembali ke Inter Milan.

Wawancara tersebut berbuntut panjang. Tuchel menghukum Lukaku dengan tidak membawanya ke pertandingan. Keadaan kian pelik lantaran penampilan Lukaku turut terpengaruh.

Baca Juga:

Manchester City 1-0 Chelsea: Selusin Kemenangan Beruntun buat The Citizens

Rentetan Fakta Usai Man City Libas Chelsea: De Bruyne Mantan yang Tak Menyenangkan

Man City Vs Chelsea: Perang Urat Saraf Guardiola dan Tuchel

Sang striker melewatkan beberapa peluang emas pada pertandingan melawan Manchester City. The Blues pun kalah 1-0.

"Maksud saya, dia sudah ada di sana. Dia bahkan mencetak gol penentu setelah mengalami cedera. Kemudian, datang wawancara itu dan sekarang kami punya situasi baru," tegas Tuchel seperti dilaporkan Mirror.

"Dia punya beberapa peluang yang tak bisa diubah menjadi gol. Lukaku mengalami kesulitan menjaga bola dan ini busa terjadi saat menghadapi Manchester City."

Beberapa kalangan menilai sistem bermain di Chelsea yang membuat potensi Lukaku tidak keluar secara maksimal. Sebab, Lukaku ditempatkan sebagai penyerang tunggal, berbeda ketika di Inter Milan di mana ada Lautaro Martinez yang menemani.

Kendati demikian, Tuchel bergeming dari keputusannya. Ia ogah mengubah taktik hanya untuk Lukaku.

"Apakah kami harus mengubah gaya bermain? Jawabannya iya dan tidak. Kami akan berubah jika Christian Pulisic bermain menggantikan Mason Mount. Itu berubah secara benar dan normal. Apakah kami berubah karena kedatangan Lukaku? Jawabannya tidak."

"Ini adalah olahraga tim dan semua orang bekerja untuk tim. Romelu Lukaku tidak pernah menunjukkan keraguan jika dia senang melakukan itu," papar Tuchel.