BolaSkor.com - UEFA terus mempertimbangkan format terbaik demi menyelesaikan Liga Champions musim 2019-2020. Skema turnamen mini menyerupai Piala Dunia nampak menjadi opsi yang akan dipilih.

Pandemi virus corona memang memaksa UEFA untuk mengubah format Liga Champions. Sistem kandang dan tandang dianggap akan mengancam keselamatan pemain dari virus corona.

Selain itu, UEFA juga perlu memangkas waktu pelaksanaan Liga Champions yang dipastikan molor dari jadwal semula. Ha ini dilakukan agar agenda musim depan yang telah disusun tidak banyak terganggu.

Baca Juga:

Mimpi Kapten Atalanta Hadapi Barcelona di Final Liga Champions

Terungkap, Pemain Bayern Munchen Tak Berani Eksekusi Penalti di Final Liga Champions 2012

UEFA Lebih Condong Tunjuk Portugal Jadi Venue Laga Sisa Liga Champions

Dilansir dari Sky Sports Italia, UEFA akan menyelesaikan babak 16 besar secara normal. Setelah itu format turnamen mini akan digelar mulai perempat final hingga final di satu tempat.

Liga Champions ditangguhkan sejak pertengahan Maret silam. Masih ada empat pertandingan di leg kedua babak 16 besar yaitu Barcelona vs Napoli, Juventus vs Olympique Lyon, Real Madrid vs Manchester City, dan Bayern Munchen vs Chelsea yang belum dimainkan.

Itu artinya, empat pertandingan tersebut akan digelar di kandang masing-masing klub. Laga-laga ini kemungkinan berlangsung pada awal Agustus.

Format yang sama juga akan berlaku untuk Liga Europa. Turnamen kasta kedua di Eropa ini juga terhenti pada babak 16 besar.

UEFA juga akan segera mengumumkan kota Lisbon sebagai venue turnamen mini Liga Champions. Sementara turnamen mini untuk Liga Europa akan digelar di Jerman.

UEFA akan mengumumkan kepastian segala hal terkait Liga Champions dan Liga Europa pada 17 Juni mendatang.