BolaSkor.com - Mantan Presiden Olympique Marseille Pape Diouf meninggal dunia karena virus corona. Hal itu disampaikan oleh laman resmi Marseille. Pape Diouf merupakan mantan presiden klub, jurnalis, dan agen pemain.

"Olympique de Marseille mengetahui dengan sangat sedih tentang kematian Pape Diouf," demikian pernyataan dari Marseille.

"Pape akan tetap selamanya di hati Marseillais sebagai salah satu pembentuk hebat dalam sejarah klub. Belasungkawa kami untuk keluarganya dan orang-orang terkasih," terang dia.

Baca Juga:

PSSI dan PT LIB Tunggu Uang Sponsor, Nasib Gaji Wasit Mengambang di Tengah Force Majeure Kompetisi

Mantan Kiper Liverpool Berbagi Pengalaman Bertarung Melawan Virus Corona

Jaga Kebugaran di Tengah Pandemi Virus Corona, Liverpool Kompak Lakukan Yoga

Pape Diouf

Pape Diouf meninggal dunia pada usia 68 tahun karena komplikasi Covid-19. Rencananya Pape Diouf akan dibawa ke Prancis untuk menjalani perawatan intensif namun nyawanya tak lagi dapat diselamatkan dan meninggal dunia di Dakar, Senegal.

Lelaki kelahiran Abeche, Chad, 18 Desember 1951 menangani Marseille pada 2005 hingga 2009 sebelum digantikan oleh Jean-Claude Dassier.

Marseille tidak pernah meraih titel Ligue 1 di bawah arahannya, namun klub terus bertarung konsisten di papan atas klasemen dengan posisi finish tertinggi di urutan dua.

Tidak hanya itu Pape Diouf juga menjadi jurnalis dan banyak membahas mengenai tim sepak bola Marseille. Selain menjadi presiden, jurnalis, Pape Diouf juga pernah menangani pemain-pemain sebagai agen.

Beberapa pemain yang pernah ditanganinya adalah Josep-Antoine Bell, Marcel Desailly, Basile Boli, William Gallas, Samir Nasri, dan Didier Drogba.

Pape Diouf menjadi korban pandemi virus corona menyusul meninggalnya eks Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz, beberapa waktu lalu.