BolaSkor.com - Talaohu Abdul Musafri menjadi pembeda di skuat Badak Lampung FC. Penyerang 37 tahun ini berkumpul dengan anak-anak muda minim jam terbang menuju kompetisi Liga 1 2019.

Badak Lampung sebenarnya bukan tujuan pertama Musafri musim ini. Dia lebih dulu bergabung dengan Persiba Balikpapan. Namun mundurnya investor Persiba membuat Musafri hengkang. Tanpa berlama-lama Musafri menerima tawaran yang datang dari Badak Lampung.

Badak Lampung tergolong tim yang berbeda dari kontestan Liga 1 lainnya. Skuat besutan Jan Saragih ini banyak mendatangkan pemain muda. Kebanyakan dari mereka musim lalu jadi cadangan di tim Liga 1 atau tim inti kontestan Liga 2.

Baca Juga: Liga 1 2019 Mundur, Badak Lampung Tambah Ujian

Kedatangan Musafri tentu banyak artinya bagi Badak Lampung. Musafri bukan saja diharapkan sebagai juru gedor. Dengan segudang pengalamannya, Musafri diharapkan bisa membimbing para pemain muda.

Bolaskor.com punya kesempatan untuk berbincang dengan Musafri di Lapangan sepak bola Yogyakarta Independent School (YIS). Musafri berbicara mengenai proses adaptasi, hingga pemain muda Badak Lampung.

Bagaimana adaptasi Musafri bersama skuat Badak Lampung?

Buat saya adaptasi dengan tim berjalan baik. Walaupun baru dua minggu, progresnya sudah baik. Mudah-mudahan saya cepat adaptasi dengan tim ini, dengan program pelatih, mudah-mudahan sampai top performa.

Badak Lampung punya banyak pemain muda potensial, namun minim pengalaman. Bagaimana cara Musafri menyesuaikan diri dengan anak-anak muda di tim ini?

Kita komunikasi baik antara senior dan junior. Saya sering bicara face to face dengan anak-anak muda. Mereka butuh yang seperti apa, saya sebagai senior bisa kasih apa untuk tim ini. Alhamdulillah kekeluargaan di tim ini baik, karena kekeluargaan di luar lapangan sangat penting untuk di dalam lapangan.

Baca Juga: Badak Lampung FC Berharap Torres Semakin Klop

TA Musafri dalam uji coba Badak Lampung FC Vs Barito Putera. (BolaSkor.com/Al Khairan)

Kalau kondisi fisik Musafri seperti apa? Badak Lampung punya banyak pemain muda yang main penuh energi. Ada kesulitan soal itu?

Soal fisik alhamdulillah tidak masalah. Saat masih di Persiba, saya sudah dapat materi fisik yang luar biasa. Mudah-mudahan itu bisa jadi tabungan disini. Kan namanya pemain harus punya fisik.

Sejauh ini melihat progres tim seperti apa? Dari mulai pemusatan latihan di Boyolali, kemudian sekarang pindah ke Jogja?

Saya lihat ada progres luar biasa di tim ini. Apalagi ini tim baru dengan banyak pemain muda, saya lihat progres ketika persiapan di Boyolali dan Jogja, apa yang diinginkan pelatih mulai jalan. Tapi ini kompetisi panjang, butuh kesiapan yang lebih. Semoga di uji coba tersisa progres tim semakin baik.

Lalu untuk progres para pemain muda yang rata-rata masih minim pengalaman di Liga 1?

Saya lihat memang dari segi pengalaman agak kurang ya. Tapi dengan uji coba yang kita lakukan, mereka bisa push lebih, jadi saat kompetisi nanti sudah siap.

Yang penting anak-anak muda ini nggak boleh kalah dari senior. Mereka harus tambah lagi latihannya, karena kompetisi kita ini panjang, keras. Saya harap saat kompetisi mulai mereka sudah siap.

Baca Juga: Penjelasan Ratu Tisha soal Nama Badak Lampung FC

Mundurnya kick off Liga 1 apakah menjadi keuntungan bagi Badak Lampung? Tentu perubahan ini membuat tim bisa uji coba lagi?

Kalau menurut saya ada kelebihan dan kekurangannya. Tim-tim saat ini sudah siap. Tapi kalau memang seperti itu ya berarti harus atur program, teknisnya di pelatih. Kalau sebagai pemain, kita harus selalu siap. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan)